Entri Populer

Selasa, 21 Mei 2013

Jalan-jalan ke Pabrik Tahu Serasi Bandungan



Bandungan merupakan sebuah desa wisata pegunungan yang terdapat di Kecamatan Bandungan, Kabupaten Semarang. Bandungan memiliki udara yang sejuk dan segar sehingga banyak sekali terdapat hotel dan motel. Tentu tidak sedikit orang yang mengetahui keindahan desa wisata ini. Selain jalan menuju Bandungan sangat mudah, Bandungan merupakan jalur alternatif dari Temanggung menuju Semarang.
Sebagai desa wisata tentu saja banyak sekali obyek wisata menarik di Bandungan yang sering menjadi sasaran pengunjung, misalnya Candi Gedong Songo. Selain itu, Bandungan juga terkenal dengan makanan khasnya yaitu Tahu Serasi.
Tahu Serasi merupakan nama sejenis camilan hangat dari Kecamatan Bandungan Kabupataen Semarang. Jika anda berada di Kota Semarang atau di Ambarawa tidak salahnya kita mencoba kuliner yang satu ini, dijamin rasa yang dihasilkan terasa nikmat apalagi disantap dengan sambal kecap yang pedas, udara dingin dan sejuk dari Bandungan menambah nikmat makanan yang satu ini.
Adalah Ibu Kotijah. Seorang Kades di Desa Kenteng, Kecamatan Bandungan yang telah menjalankan bisnis Tahu Serasi ini selama 14 tahun. Pribadinya yang rendah hati dan mau berbagi, beliau tidak segan-segan untuk memberitahukan resep andalannya dalam membuat Tahu Serasi ini kepada kami. Mulai dari pembuatan hingga cara beliau memasarkan produk-produknya ke masyarakat.
Kemauan dan kerja keras Ibu Kotijah memang mengagumkan. Sejak keluar dari SMA, beliau memutuskan untuk tidak meneruskan ke Perguruan Tinggi dikarenakan hambatan biaya. Beliau merasa kasihan pada orang tuanya jika harus membiayai kuliah, karena adik-adiknyalah yang seharusnya mendapat pendidikan yang lebih layak. Maka untuk membantu orang tuanya, beliau memutuskan untuk bekerja lebih dahulu. Beliau mulai mencoba untuk menjalankan usaha Tahu Serasi.
Tahu Serasi pertama kali diperkenalkan oleh Bapak Sindoro. Beliau adalah salah seorang pamong yang ada di Kecamatan Bandungan waktu itu. Tahu Serasi? mengapa dinamakan tahu serasi, pertama-tama saya juga heran kenapa bisa dinamakan tahu serasi mengapa tidak dinamakan tahu Bandungan atau nama yang cocok dengan objek wisata di sekitar Bandungan. Ternyata Tahu Serasi di ambil dari slogan ibu kota Kabupaten Semarang yaitu Ungaran Serasi.
Proses pembuatan tahu serasi ini pun sangat higienis, mulai dari perendaman biji kedelai hingga penggilingan kasar dan penggilingan halus yang sudah dilakukan dengan bantuan mesin. Biji kedelai yang bagus akan direndam selama kurang lebih 6 jam kemudian digiling kasar agar kulit arinya terkelupas dari dagingnya. Jadi tinggal dagingnya saja yang digunakan untuk tahu ini. Kemudian daging kedelai bersih tadi digiling halus. Proses pencucian (rimbang) pun dimulai. Seletah digiling halus, biji kedelai tadi akan menghasilkan keluaran. Hasil keluaran dari penggilingan halus tadi dicampur dengan air. Setiap 12,5 kg kedelai diberi air sekitar 200 liter. Setelah itu diperas dan disaring kembali untuk memisahkan sari-sari kedelai dengan ampasnya. Sari-sari kedelai tadi inilah yang nantinya akan menjadi bakal Tahu Serasi.
Sari-sari tersebut direbus dalam suhu uap yang tinggi. Perebusan dilakukan hingga sari-sari yang berupa air tadi mendidih dan mengeluarkan busa. Didihan air tersebut yang nantinya dapat dikonsumsi masyarakat yang biasa dikenal dengan susu kedelai.
Sedangkan sisa perebusan tadi diberi bumbu berupa bibit tahu atau air tahu kemarin. Setiap 200 liter air bicampur dengan 2 kg garam dan bibit tahu tadi sekitar 15 liter, agar bisa mengkristal. Kristal-kristal tersebut kemudian dicetak atau dibungkus menggunakan kain sutera dengan bantuan cetakan. Tahu-tahu yang sudah dibungkus tadi di “pres” untuk menghilangkan kadar air yang terkandung dalam tahu tadi. Kemudian tahu-tahu tadi dikeluarkan dari kain sutera dan Tahu Serasi Bandungan siap untuk dikemas.
Hasil dari gilingan halus kedelai mentah yang sudah disaring tadi setelah diambil sarinya akan tersisa ampas. Ampas ini nantinya bisa diolah menjadi salah satu produk Pabrik Tahu Serasi Bandungan ini yaitu Tempe Gembus. Ampas tersebut bisa di “pres” agar kadar airnya hilang hingga kering. Kemudian dikukus hingga matang. Setelah matang diangkat dan ditunggu hingga dingin. Ampas yang sudah dingin tadi diberi ragi tempe lalu dikemas. Ditunggu kurang lebih satu malam, dan Tempe Gembus siap dipanen.
Ada juga produk olahan lain yaitu Tempe kedelai. Tempe yang diproduksi di pabrik ini berbeda dengan tempe pada umunya. Tempe ini dibungkus dengan menggunakan daun andong. Penggunaan daun andong ini pun juga sebagai bentuk pemanfaatan sumber daya alam. Selain itu penggunaan daun andong dinilai lebih ramah lingkungan dibanding dengan memakai plastik.
Selain Tahu Serasi, susu kedelai, tempe kedelai, dan Tempe Gembus, ada juga produk olahan lain yang dihasilkan di pabrik ini yaitu krupuk tahu. Krupuk tahu ini dibuat dari tahu yang tersisa, tidak habis dijual. Sebagai pemanfaatan industri kreatif, maka Ibu Kotijah menjadikan tahu-tahu tersebut menjadi krupuk. Tahu Serasi yang sudah jadi tadi diiris kotak-kotak, kemudian dijemur hingga kering, dan krupuk tahu siap dipanen. Tetapi karena sekarang ini Tahu Serasi sangat laris di pasaran, maka produksi tahu yang dibuat Ibu Kotijah dan anak buahnya selalu habis dan tidak ada sisa lagi.
Dalam mengelola usaha pabrik tahu ini, Ibu Kotijah juga mengalami pasang surut seperti pengusaha-pengusaha lainnya. “Dahulu kedelai masih Rp 2.500,00 tapi pembeli masih sedikit. Sekarang Rp 7.500,00, tetapi sekarang alhamdulilah pembeli juga banyak, bahkan sekarang kami sudah bisa menjual produk-produk kami ke luar kota. Jadi ya untungnya lebih banyak.” Tutur Ibu Kotijah. Selain itu, banyak orang yang sering mengeluh karena resapan air limbah pabrik tahu yang dibuat oleh ibu Kotijah ini mencemari sumur-sumur warga.  Sebab sumur-sumur inilah yang menjadi sumber air bersih mereka. Dengan alasan inilah, maka Ibu Kotijah mendirikan pabrik baru.
Pembukaan pabrik baru ini sekitar seminggu yang lalu, sehingga masih banyak yang masih perlu dibenahi kembali. Karena tidak mungkin untuk membuat peresapan untuk pembuangan limbah ini, disebabkan dibawah pabrik ini masih terdapat beberapa pemukiman warga. Oleh sebab itu, pembuangan limbah pabrik yang baru ini disalurkan ke Rawa Pening. Dalam pembuangan limbah inilah yang justru mengahabiskan banyak biaya hingga mencapai sepuluh juta rupiah hanya untuk membeli pralon, karena tempat menuju Rawa Pening lumayan jauh dari Bandungan. Tetapi Rawa Pening justru dinilai menjadi tempat terdekat dalam pembuangan limbah, mengungat Bandungan termasuk daerah pegunungan. Setelah kepindaan pabrik ini, sekarang tidak ada lagi pihak yang merasa dirugikan ataupun merugikan.
 Pabrik ini dibuka dari mulai pukul 04.00 hingga 20.00 dengan dibantu oleh 15 pekerja. Dulu Ibu kotijah hanya memproduksi 50 kg kedelai per hari, tetapi sekarang sudah mencapai 200 kg per harinya. Hal itu dikarenakan semakin banyaknya permintaan pasar. Tetapi dengan semakin larisnya Tahu serasi justru semakin minim dan mahalnya produksi kedelai. Sehingga untuk memenuhi permintaan pasar, Ibu Kotijah harus mengimpor kedelai. Menurutnya, kedelai lokal justru lebih baik dan lebih enak, kedelai lokal memiliki rasa yang lebih gurih daripada kedelai impor.
Ibu Kotijah biasa menjual Tahu Serasi ini dengan harga Rp 8.000,00 berisi 10 potong tahu. Dari hasil penjualan inilah dalam sehari omset yang diterima Ibu Kotijah bisa mencapai hingga 4-5 juta rupiah. Sungguh menakjubkan.
Berbagai produk olahan yang diproduksi di pabrik ini adalah sebagai wujud sebuah industri kreatif yang dibuat oleh Ibu Kotijah. Berawal dari kedelai, bisa menjadikan berbagai macam produk olahan dan tidak menyisakan ataupun membuang bagian dari kedelai tersebut. Pabrik Tahu Serasi ini juga dapat dimanfaatkan sebagai peluang usaha baru yang bermanfaat bagi warga sekitar Bandungan, karena dapat mengurangi jumlah pengangguran dengan cara merekrut pekerja. Upaya tersebut juga merupakan bentuk pengabdian diri kepada masyarakat yaitu dapat memanfaatkan sumber daya manusianya.
Dengan semakin maraknya pembuat tahu serai, tidak membuat ibu Kotijah merasa mendapat saingan, justru beliau merasa bangga karena dapat menularkan usaha kretifnya ke banyak orang. Bahkan beliau juga mengatakan bahwa jika saya sudah tidak ada nanti, masih banyak orang yang akan meneruskan usaha tahu serasi ini.
Sebagai desa wisata dan jalur alternatif Temanggung menuju Semarang, tentu saja Bandungan sangat ramai dikunjungi oleh banyak orang. Oleh karena itu, dalam pemasaran produk-produk ini tidaklah sulit. Sekarang ini di sepanjang jalan Bandungan sudah banyak sekali warung-warung yang menjajakan Tahu Serasi ini. Bahkan di cafe-cafe ataupun rumah makan juga menyediakan berbagai masakan olahan Tahu Serasi.
Tahu Serasi memang khas. Bisa jadi karena proses produksinya yang lebih teliti. Dan saya yakin, produsen dan penjual Tahu Serasi di Bandungan tidak akan berani mempertaruhkan kualitas untuk keuntungan jangka pendek. Tahu Serasi memang serasi dengan Bandungan yang dingin, dan semakin serasi karena sesuai dengan slogan ibukota Kabupaten Semarang yaitu Ungaran Serasi.

5 komentar:

  1. jadi pengeen ke bandungan lagi . bandungan memang menyenangkan, memorable :)

    BalasHapus
  2. hahaha
    ayok buk...jalan2 ke sana lagi.. :D

    BalasHapus
  3. iya bandungan memang asyik.......banyak kuliner khas di sana. Ada satu rumah makan yang menyediakan aneka masakan berbahan dasar tahu serasi dan berbahan daging kelinci. Yakni di Tanto Tanti berada di Jl Diponegoro (sukorini) 500 meter dari pasar Bandungan ke arah Gedong Songo

    BalasHapus
  4. DISTRIBUTOR KEDELAI IMPORT Khusus Kedelai USA

    Kepada Yth. Bp/Ibu.


    Dengan Hormat,

    Bersama ini Kami dari CV. GIHON SUKSES MAKMUR yang bergerak dibidang Distributor Trading Palawija Kedelai Import Khusus Kedelai USA bermaksud menawarkan Produk-Produk Kami.

    Diantaranya adalah :
    1. Kedelai Cap “BINTANG MERAH”.
    2. Kedelai Cap “BOLA EMAS”.
    3. Kedelai Cap “BOLA HIJAU”.
    4. Kedelai Cap “DAHLIA”.
    5. Kedelai Cap “GS”.
    6. Kedelai Cap “IGF”.
    7. Ragi Tempe Cap “RAPRIMA”.
    8. Ciok O atau Batu Tahu.

    Kami selalu menjaga Kualitas Produk kami, ketersediaan Stock dan Harga Kompetitif yang selalu Ter-Update.

    Demikian Info penawaran dari kami, Atas segala perhatiaanya, Kami Ucapkan TERIMAKASIH.

    Info lebih lanjut, silakan Kunjungi website kami di www.gihonsuksesmakmur.com

    Atau,
    Kantor Kami:
    Jl. Brigjend. Sudiarto 446-A
    Semarang – Jawa Tengah – Indonesia.
    Telpon: 62 (024) 6719445

    Atau Hotline:
    Bp. Budi Hartono Sutjipto
    HP: 082.13567.5729.

    Email:
    - Sukses_999@yahoo.com
    - cvgihonsuksesmakmur@gmail.com
    - cvgihonsuksesmakmur@yahoo.om
    - cvgihonsuksesmakmur@hotmail.com

    BalasHapus
  5. DISTRIBUTOR KEDELAI IMPORT Khusus Kedelai USA

    Kepada Yth. Bp/Ibu.


    Dengan Hormat,

    Bersama ini Kami dari CV. GIHON SUKSES MAKMUR yang bergerak dibidang Distributor Trading Palawija Kedelai Import Khusus Kedelai USA bermaksud menawarkan Produk-Produk Kami.

    Diantaranya adalah :
    1. Kedelai Cap “BINTANG MERAH”.
    2. Kedelai Cap “BOLA EMAS”.
    3. Kedelai Cap “BOLA HIJAU”.
    4. Kedelai Cap “DAHLIA”.
    5. Kedelai Cap “GS”.
    6. Kedelai Cap “IGF”.
    7. Ragi Tempe Cap “RAPRIMA”.
    8. Ciok O atau Batu Tahu.

    Kami selalu menjaga Kualitas Produk kami, ketersediaan Stock dan Harga Kompetitif yang selalu Ter-Update.

    Demikian Info penawaran dari kami, Atas segala perhatiaanya, Kami Ucapkan TERIMAKASIH.

    Info lebih lanjut, silakan Kunjungi website kami di www.gihonsuksesmakmur.com

    Atau,
    Kantor Kami:
    Jl. Brigjend. Sudiarto 446-A
    Semarang – Jawa Tengah – Indonesia.
    Telpon: 62 (024) 6719445

    Atau Hotline:
    Bp. Budi Hartono Sutjipto
    HP: 082.13567.5729.

    Email:
    - Sukses_999@yahoo.com
    - cvgihonsuksesmakmur@gmail.com
    - cvgihonsuksesmakmur@yahoo.om
    - cvgihonsuksesmakmur@hotmail.com

    BalasHapus