Bandungan merupakan
sebuah desa wisata pegunungan yang terdapat di Kecamatan Bandungan, Kabupaten
Semarang. Bandungan memiliki udara yang sejuk dan segar sehingga banyak sekali
terdapat hotel dan motel. Tentu tidak sedikit orang yang mengetahui keindahan
desa wisata ini. Selain jalan menuju Bandungan sangat mudah, Bandungan
merupakan jalur alternatif dari Temanggung menuju Semarang.
Sebagai
desa wisata tentu saja banyak sekali obyek wisata menarik di Bandungan yang
sering menjadi sasaran pengunjung, misalnya Candi Gedong Songo. Selain itu,
Bandungan juga terkenal dengan makanan khasnya yaitu Tahu Serasi.
Tahu
Serasi merupakan nama sejenis camilan hangat dari Kecamatan Bandungan
Kabupataen Semarang. Jika anda berada di Kota Semarang atau di Ambarawa tidak
salahnya kita mencoba kuliner yang satu ini, dijamin rasa yang dihasilkan
terasa nikmat apalagi disantap dengan sambal kecap yang pedas, udara dingin dan
sejuk dari Bandungan menambah nikmat makanan yang satu ini.
Adalah
Ibu Kotijah. Seorang Kades di Desa Kenteng, Kecamatan Bandungan yang telah
menjalankan bisnis Tahu Serasi ini selama 14 tahun. Pribadinya yang rendah hati
dan mau berbagi, beliau tidak segan-segan untuk memberitahukan resep andalannya
dalam membuat Tahu Serasi ini kepada kami. Mulai dari pembuatan hingga cara
beliau memasarkan produk-produknya ke masyarakat.
Kemauan
dan kerja keras Ibu Kotijah memang mengagumkan. Sejak keluar dari SMA, beliau
memutuskan untuk tidak meneruskan ke Perguruan Tinggi dikarenakan hambatan
biaya. Beliau merasa kasihan pada orang tuanya jika harus membiayai kuliah,
karena adik-adiknyalah yang seharusnya mendapat pendidikan yang lebih layak.
Maka untuk membantu orang tuanya, beliau memutuskan untuk bekerja lebih dahulu.
Beliau mulai mencoba untuk menjalankan usaha Tahu Serasi.
Tahu
Serasi pertama kali diperkenalkan oleh Bapak Sindoro. Beliau adalah salah
seorang pamong yang ada di Kecamatan Bandungan waktu itu. Tahu Serasi? mengapa
dinamakan tahu serasi, pertama-tama saya juga heran kenapa bisa dinamakan tahu
serasi mengapa tidak dinamakan tahu Bandungan atau nama yang cocok dengan objek
wisata di sekitar Bandungan. Ternyata Tahu Serasi di ambil dari slogan ibu kota
Kabupaten Semarang yaitu Ungaran Serasi.
Proses
pembuatan tahu serasi ini pun sangat higienis, mulai dari perendaman biji
kedelai hingga penggilingan kasar dan penggilingan halus yang sudah dilakukan
dengan bantuan mesin. Biji kedelai yang bagus akan direndam selama kurang lebih
6 jam kemudian digiling kasar agar kulit arinya terkelupas dari dagingnya. Jadi
tinggal dagingnya saja yang digunakan untuk tahu ini. Kemudian daging kedelai
bersih tadi digiling halus. Proses pencucian (rimbang) pun dimulai. Seletah
digiling halus, biji kedelai tadi akan menghasilkan keluaran. Hasil keluaran
dari penggilingan halus tadi dicampur dengan air. Setiap 12,5 kg kedelai diberi
air sekitar 200 liter. Setelah itu diperas dan disaring kembali untuk
memisahkan sari-sari kedelai dengan ampasnya. Sari-sari kedelai tadi inilah
yang nantinya akan menjadi bakal Tahu Serasi.
Sari-sari
tersebut direbus dalam suhu uap yang tinggi. Perebusan dilakukan hingga
sari-sari yang berupa air tadi mendidih dan mengeluarkan busa. Didihan air
tersebut yang nantinya dapat dikonsumsi masyarakat yang biasa dikenal dengan susu kedelai.
Sedangkan
sisa perebusan tadi diberi bumbu berupa bibit tahu atau air tahu kemarin.
Setiap 200 liter air bicampur dengan 2 kg garam dan bibit tahu tadi sekitar 15
liter, agar bisa mengkristal. Kristal-kristal tersebut kemudian dicetak atau
dibungkus menggunakan kain sutera dengan bantuan cetakan. Tahu-tahu yang sudah
dibungkus tadi di “pres” untuk
menghilangkan kadar air yang terkandung dalam tahu tadi. Kemudian tahu-tahu
tadi dikeluarkan dari kain sutera dan Tahu Serasi Bandungan siap untuk dikemas.
Hasil
dari gilingan halus kedelai mentah yang sudah disaring tadi setelah diambil
sarinya akan tersisa ampas. Ampas ini nantinya bisa diolah menjadi salah satu
produk Pabrik Tahu Serasi Bandungan ini yaitu Tempe Gembus. Ampas tersebut bisa di “pres” agar kadar airnya hilang hingga kering. Kemudian dikukus
hingga matang. Setelah matang diangkat dan ditunggu hingga dingin. Ampas yang
sudah dingin tadi diberi ragi tempe lalu dikemas. Ditunggu kurang lebih satu
malam, dan Tempe Gembus siap dipanen.
Ada
juga produk olahan lain yaitu Tempe
kedelai. Tempe yang diproduksi di pabrik ini berbeda dengan tempe pada
umunya. Tempe ini dibungkus dengan menggunakan daun andong. Penggunaan daun
andong ini pun juga sebagai bentuk pemanfaatan sumber daya alam. Selain itu
penggunaan daun andong dinilai lebih ramah lingkungan dibanding dengan memakai
plastik.
Selain
Tahu Serasi, susu kedelai, tempe kedelai, dan Tempe Gembus, ada juga produk
olahan lain yang dihasilkan di pabrik ini yaitu krupuk tahu. Krupuk tahu ini dibuat dari tahu yang tersisa, tidak
habis dijual. Sebagai pemanfaatan industri kreatif, maka Ibu Kotijah menjadikan
tahu-tahu tersebut menjadi krupuk. Tahu Serasi yang sudah jadi tadi diiris
kotak-kotak, kemudian dijemur hingga kering, dan krupuk tahu siap dipanen.
Tetapi karena sekarang ini Tahu Serasi sangat laris di pasaran, maka produksi
tahu yang dibuat Ibu Kotijah dan anak buahnya selalu habis dan tidak ada sisa
lagi.
Dalam
mengelola usaha pabrik tahu ini, Ibu Kotijah juga mengalami pasang surut
seperti pengusaha-pengusaha lainnya. “Dahulu kedelai masih Rp 2.500,00 tapi
pembeli masih sedikit. Sekarang Rp 7.500,00, tetapi sekarang alhamdulilah
pembeli juga banyak, bahkan sekarang kami sudah bisa menjual produk-produk kami
ke luar kota. Jadi ya untungnya lebih banyak.” Tutur Ibu Kotijah. Selain itu,
banyak orang yang sering mengeluh karena resapan air limbah pabrik tahu yang
dibuat oleh ibu Kotijah ini mencemari sumur-sumur warga. Sebab sumur-sumur inilah yang menjadi sumber
air bersih mereka. Dengan alasan inilah, maka Ibu Kotijah mendirikan pabrik
baru.
Pembukaan
pabrik baru ini sekitar seminggu yang lalu, sehingga masih banyak yang masih
perlu dibenahi kembali. Karena tidak mungkin untuk membuat peresapan untuk
pembuangan limbah ini, disebabkan dibawah pabrik ini masih terdapat beberapa
pemukiman warga. Oleh sebab itu, pembuangan limbah pabrik yang baru ini
disalurkan ke Rawa Pening. Dalam pembuangan limbah inilah yang justru mengahabiskan
banyak biaya hingga mencapai sepuluh juta rupiah hanya untuk membeli pralon, karena
tempat menuju Rawa Pening lumayan jauh dari Bandungan. Tetapi Rawa Pening
justru dinilai menjadi tempat terdekat dalam pembuangan limbah, mengungat
Bandungan termasuk daerah pegunungan. Setelah kepindaan pabrik ini, sekarang
tidak ada lagi pihak yang merasa dirugikan ataupun merugikan.
Pabrik ini dibuka dari mulai pukul 04.00
hingga 20.00 dengan dibantu oleh 15 pekerja. Dulu Ibu kotijah hanya memproduksi
50 kg kedelai per hari, tetapi sekarang sudah mencapai 200 kg per harinya. Hal
itu dikarenakan semakin banyaknya permintaan pasar. Tetapi dengan semakin
larisnya Tahu serasi justru semakin minim dan mahalnya produksi kedelai.
Sehingga untuk memenuhi permintaan pasar, Ibu Kotijah harus mengimpor kedelai.
Menurutnya, kedelai lokal justru lebih baik dan lebih enak, kedelai lokal
memiliki rasa yang lebih gurih daripada kedelai impor.
Ibu
Kotijah biasa menjual Tahu Serasi ini dengan harga Rp 8.000,00 berisi 10 potong
tahu. Dari hasil penjualan inilah dalam sehari omset yang diterima Ibu Kotijah
bisa mencapai hingga 4-5 juta rupiah. Sungguh menakjubkan.
Berbagai
produk olahan yang diproduksi di pabrik ini adalah sebagai wujud sebuah
industri kreatif yang dibuat oleh Ibu Kotijah. Berawal dari kedelai, bisa
menjadikan berbagai macam produk olahan dan tidak menyisakan ataupun membuang
bagian dari kedelai tersebut. Pabrik Tahu Serasi ini juga dapat dimanfaatkan
sebagai peluang usaha baru yang bermanfaat bagi warga sekitar Bandungan, karena
dapat mengurangi jumlah pengangguran dengan cara merekrut pekerja. Upaya
tersebut juga merupakan bentuk pengabdian diri kepada masyarakat yaitu dapat
memanfaatkan sumber daya manusianya.
Dengan
semakin maraknya pembuat tahu serai, tidak membuat ibu Kotijah merasa mendapat
saingan, justru beliau merasa bangga karena dapat menularkan usaha kretifnya ke
banyak orang. Bahkan beliau juga mengatakan bahwa jika saya sudah tidak ada
nanti, masih banyak orang yang akan meneruskan usaha tahu serasi ini.
Sebagai
desa wisata dan jalur alternatif Temanggung menuju Semarang, tentu saja
Bandungan sangat ramai dikunjungi oleh banyak orang. Oleh karena itu, dalam
pemasaran produk-produk ini tidaklah sulit. Sekarang ini di sepanjang jalan
Bandungan sudah banyak sekali warung-warung yang menjajakan Tahu Serasi ini.
Bahkan di cafe-cafe ataupun rumah makan juga menyediakan berbagai masakan
olahan Tahu Serasi.
Tahu Serasi memang khas. Bisa jadi
karena proses produksinya yang lebih teliti. Dan saya yakin, produsen dan
penjual Tahu Serasi di Bandungan tidak akan
berani mempertaruhkan kualitas untuk keuntungan jangka pendek. Tahu Serasi memang serasi dengan
Bandungan yang dingin, dan semakin serasi karena sesuai dengan slogan
ibukota Kabupaten Semarang yaitu Ungaran Serasi.
jadi pengeen ke bandungan lagi . bandungan memang menyenangkan, memorable :)
BalasHapushahaha
BalasHapusayok buk...jalan2 ke sana lagi.. :D
iya bandungan memang asyik.......banyak kuliner khas di sana. Ada satu rumah makan yang menyediakan aneka masakan berbahan dasar tahu serasi dan berbahan daging kelinci. Yakni di Tanto Tanti berada di Jl Diponegoro (sukorini) 500 meter dari pasar Bandungan ke arah Gedong Songo
BalasHapusDISTRIBUTOR KEDELAI IMPORT Khusus Kedelai USA
BalasHapusKepada Yth. Bp/Ibu.
Dengan Hormat,
Bersama ini Kami dari CV. GIHON SUKSES MAKMUR yang bergerak dibidang Distributor Trading Palawija Kedelai Import Khusus Kedelai USA bermaksud menawarkan Produk-Produk Kami.
Diantaranya adalah :
1. Kedelai Cap “BINTANG MERAH”.
2. Kedelai Cap “BOLA EMAS”.
3. Kedelai Cap “BOLA HIJAU”.
4. Kedelai Cap “DAHLIA”.
5. Kedelai Cap “GS”.
6. Kedelai Cap “IGF”.
7. Ragi Tempe Cap “RAPRIMA”.
8. Ciok O atau Batu Tahu.
Kami selalu menjaga Kualitas Produk kami, ketersediaan Stock dan Harga Kompetitif yang selalu Ter-Update.
Demikian Info penawaran dari kami, Atas segala perhatiaanya, Kami Ucapkan TERIMAKASIH.
Info lebih lanjut, silakan Kunjungi website kami di www.gihonsuksesmakmur.com
Atau,
Kantor Kami:
Jl. Brigjend. Sudiarto 446-A
Semarang – Jawa Tengah – Indonesia.
Telpon: 62 (024) 6719445
Atau Hotline:
Bp. Budi Hartono Sutjipto
HP: 082.13567.5729.
Email:
- Sukses_999@yahoo.com
- cvgihonsuksesmakmur@gmail.com
- cvgihonsuksesmakmur@yahoo.om
- cvgihonsuksesmakmur@hotmail.com
DISTRIBUTOR KEDELAI IMPORT Khusus Kedelai USA
BalasHapusKepada Yth. Bp/Ibu.
Dengan Hormat,
Bersama ini Kami dari CV. GIHON SUKSES MAKMUR yang bergerak dibidang Distributor Trading Palawija Kedelai Import Khusus Kedelai USA bermaksud menawarkan Produk-Produk Kami.
Diantaranya adalah :
1. Kedelai Cap “BINTANG MERAH”.
2. Kedelai Cap “BOLA EMAS”.
3. Kedelai Cap “BOLA HIJAU”.
4. Kedelai Cap “DAHLIA”.
5. Kedelai Cap “GS”.
6. Kedelai Cap “IGF”.
7. Ragi Tempe Cap “RAPRIMA”.
8. Ciok O atau Batu Tahu.
Kami selalu menjaga Kualitas Produk kami, ketersediaan Stock dan Harga Kompetitif yang selalu Ter-Update.
Demikian Info penawaran dari kami, Atas segala perhatiaanya, Kami Ucapkan TERIMAKASIH.
Info lebih lanjut, silakan Kunjungi website kami di www.gihonsuksesmakmur.com
Atau,
Kantor Kami:
Jl. Brigjend. Sudiarto 446-A
Semarang – Jawa Tengah – Indonesia.
Telpon: 62 (024) 6719445
Atau Hotline:
Bp. Budi Hartono Sutjipto
HP: 082.13567.5729.
Email:
- Sukses_999@yahoo.com
- cvgihonsuksesmakmur@gmail.com
- cvgihonsuksesmakmur@yahoo.om
- cvgihonsuksesmakmur@hotmail.com